REDAKSI8.COM, BANJAR – Menyambut arus mudik Lebaran, Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Banjar menyiapkan program mudik gratis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta keluarganya. Program ini diharapkan dapat membantu para pegawai pemerintah pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, mengatakan pihaknya berperan menyediakan armada transportasi, sementara koordinasi pelaksanaan program berada di bawah Korpri Kabupaten Banjar.
“Dishub sebenarnya tidak menjalankan program mudik gratis secara mandiri. Program ini merupakan kolaborasi bersama Korpri Kabupaten Banjar untuk memfasilitasi ASN dan keluarga mereka yang ingin mudik saat Lebaran,” ujar Nyoman saat diwawancarai, Kamis (5/3/2026).
Untuk mendukung kelancaran program tersebut, Dishub Banjar menyiapkan lima unit armada bus dengan berbagai kapasitas. Armada tersebut terdiri dari satu unit bus sedang berkapasitas 30 penumpang, dua unit bus kecil dengan kapasitas masing-masing 18 penumpang, serta dua unit bus besar yang disiapkan sebagai armada cadangan apabila terjadi lonjakan jumlah pemudik.
Menurut Nyoman, ketersediaan armada cadangan menjadi langkah antisipatif agar program mudik gratis tetap berjalan lancar jika jumlah peserta melebihi perkiraan.
Selain menyiapkan fasilitas bagi ASN, Dishub Kabupaten Banjar juga membuka kemungkinan adanya program mudik gratis dari sektor swasta. Saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari sejumlah perusahaan di wilayah Kabupaten Banjar terkait rencana penyelenggaraan mudik gratis bagi masyarakat umum atau karyawan perusahaan.
“Jika ada perusahaan yang menyelenggarakan mudik gratis, kami minta untuk melaporkannya ke Dishub agar bisa kami data dan koordinasikan demi kelancaran pelaksanaannya,” jelasnya.
Di sisi lain, Dishub Banjar juga memastikan layanan transportasi publik dalam daerah tetap tersedia selama momentum Idul Fitri. Angkutan pengumpan atau feeder akan tetap beroperasi guna melayani mobilitas masyarakat.
Meski demikian, jadwal operasional pada pagi hari akan disesuaikan untuk memberikan kesempatan kepada para pengemudi menjalankan ibadah Salat Idul Fitri.
“Feeder tetap kita siapkan. Mereka tetap bekerja, namun nanti kita sesuaikan dengan suasana Idul Fitri. Banyak yang melaksanakan Salat Ied, jadi kawan-kawan sopir akan menyesuaikan dulu waktunya,” tutur Nyoman.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap pelayanan transportasi selama masa Lebaran dapat berjalan lancar, sekaligus memberikan kemudahan bagi ASN maupun masyarakat dalam melakukan perjalanan di momen hari raya.



