REDAKSI8.COM, BANJAR – Koperasi Perikanan Sinar Harapan kembali menegaskan komitmennya dalam menerapkan tata kelola kelembagaan yang sehat dan transparan melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025. Kegiatan tersebut digelar di Aula UPTD Perikanan Budidaya dan Kesehatan Lingkungan, Rabu (25/2/2026), dan berlangsung dengan tertib serta penuh semangat kebersamaan.
RAT ini dihadiri oleh Kepala UPTD Perikanan Budidaya dan Kesehatan Lingkungan, Wiwik Setya Dewi Agustin Kismaningsih, Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar yang diwakili Kepala Seksi Kelembagaan dan Perizinan M. Furqon Barozi beserta staf, pengurus dan pengawas koperasi, manajer, serta seluruh anggota Koperasi Perikanan Sinar Harapan.
Mewakili Plt. Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar, Linda Yunianti, M. Furqon Barozi menyampaikan apresiasi atas konsistensi koperasi dalam melaksanakan RAT secara tepat waktu. Menurutnya, ketepatan pelaksanaan RAT merupakan indikator penting dari koperasi yang sehat dan profesional.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Koperasi Perikanan Sinar Harapan yang telah melaksanakan RAT tepat waktu. Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola koperasi yang baik dan akuntabel,” ujarnya.
Lebih dari sekadar agenda rutin, RAT dinilai memiliki makna strategis sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan koperasi. Dalam forum tersebut, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerja selama satu tahun buku, sekaligus membuka ruang dialog bagi anggota untuk memberikan saran, kritik, serta gagasan pengembangan usaha dan rencana kerja ke depan.
Furqon menjelaskan, terdapat tiga indikator utama dalam menilai koperasi berkualitas, yakni pelaksanaan RAT secara rutin dan tepat waktu, adanya peningkatan volume usaha, serta pertumbuhan aset koperasi dari tahun ke tahun. Berdasarkan laporan Tahun Buku 2024, Koperasi Perikanan Sinar Harapan dinilai telah memenuhi ketiga indikator tersebut dan masuk dalam kategori koperasi berkualitas di Kabupaten Banjar.
“Capaian ini tentu patut dibanggakan. Harapannya bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan pada Tahun Buku 2025 dan seterusnya. Tantangan ke depan adalah bagaimana skala usaha terus berkembang agar volume usaha dan aset koperasi semakin meningkat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Furqon juga menyoroti peluang besar bagi koperasi untuk terlibat dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui E-Katalog nasional. Pemerintah pusat saat ini активно mendorong koperasi dan UMKM agar menjadi penyedia resmi dalam sistem tersebut. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian, terutama apabila mayoritas anggota koperasi berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kami sangat mendukung jika Koperasi Sinar Harapan ingin masuk E-Katalog. Tetapi perlu kehati-hatian dan konsultasi lebih lanjut dengan ahli pengadaan agar tidak terjadi potensi benturan kepentingan, khususnya jika melayani instansi induknya sendiri,” tegasnya.
Selain E-Katalog, sektor perikanan juga dinilai memiliki peluang strategis dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Koperasi perikanan berpotensi menjadi pemasok bahan baku ikan segar bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), asalkan mampu menjaga stabilitas dan konsistensi produksi.
“Jika koperasi memiliki kapasitas produksi yang stabil dan data produksi yang jelas, peluang kerja sama dengan SPPG sangat terbuka. Ini bisa menjadi pengungkit peningkatan skala dan volume usaha koperasi,” ungkap Furqon.
RAT Tahun Buku 2025 ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Koperasi Perikanan Sinar Harapan untuk semakin memperkuat tata kelola kelembagaan, memperluas jaringan kemitraan strategis, serta meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar Koperasi Perikanan Sinar Harapan terus berkembang, adaptif terhadap peluang usaha, serta mampu berkontribusi nyata dalam penguatan ekonomi anggota dan pembangunan sektor perikanan di Kabupaten Banjar.



