REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Meski penerbangan internasional rute Banjarmasin–Kuala Lumpur telah beroperasi sejak 28 Oktober, namun permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin belum mengalami lonjakan yang signifikan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Yoga Aria Prakoso Wardoyo menyebut, penerbangan ke Kuala Lumpur kini tersedia empat kali dalam sepekan.

“Sejak 28 Oktober sudah ada penerbangan ke Kuala Lumpur empat kali seminggu, Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu,” sebutnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, keberadaan rute internasional tersebut memang memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk bepergian ke luar negeri.
Namun, peningkatan permohonan paspor belum terlihat secara signifikan.
“Ada peningkatan, tapi belum signifikan,” ucapnya.
Yoga menjelaskan, saat ini rata-rata permohonan paspor berkisar 100 hingga 120 per hari.
Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kebutuhan layanan serta mendekatkan akses kepada masyarakat, Imigrasi Banjarmasin juga memperluas titik pelayanan paspor di Mal Pelayanan Publik (MPP).
“Kami akan membuka layanan paspor di MPP Banjarbaru dan MPP Banjarmasin agar tidak terpusat di kantor imigrasi,” jelasnya.
Selain itu, unit layanan paspor juga telah tersedia di Kabupaten Tapin guna memperluas jangkauan pelayanan keimigrasian.
Dengan langkah tersebut, ia memastikan pelayanan imigrasi tetap optimal dan mudah dijangkau, meski pembukaan rute internasional belum berdampak besar terhadap lonjakan permohonan paspor.
“Kami juga ada unit layanan paspor di Tapin untuk memperluas dan memudahkan layanan kepada masyarakat,” tutupnya.



