Senin, 27 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

PKL Panglima Batur Diminta Pindah ke Lapak Gratis di Murdjani, Sebagian Pedagang Mengaku Waswas

Irma Dahliana by Irma Dahliana
21 Februari 2026
A A
PKL Panglima Batur Diminta Pindah ke Lapak Gratis di Murdjani, Sebagian Pedagang Mengaku Waswas

Tampak sejumlah PKL yang berjejer memenuhi ruas pinggir Jalan Panglima Batur, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Jumat (20/2/26). Foto: Irma/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Aktivitas pedagang takjil yang memadati bahu Jalan Panglima Batur, Banjarbaru Utara, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.

Petugas gabungan sontak turun memberikan teguran dan sosialisasi, sekaligus meminta para Pedagang Kaki Lima (PKL) memindahkan lapak nya ke kawasan Pasar Wadai di Lapangan dr Murdjani.

Tujuan pemindahan untuk menghindari kemacetan dan gangguan ketertiban umum selama Ramadan.

Penertiban dilakukan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Banjarbaru bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru.

LihatJuga :

3 Rumah Roboh di Kertak Hanyar 1 Orang Meninggal Dunia, Ini Tanggapan Developer

Siapkan Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Desa, 346 Mahasiswa Faperta ULM Diterjunkan ke HSU

Pulau Curiak Dilirik Akademisi Singapura, ULM Dorong Pengembangan Pusat Riset Ekologi Global

Krisis Listrik Berulang Melanda Kalselteng, PLN Didesak Transparan dan Percepat Pemulihan

Lokasi yang menjadi sorotan tepat berada di depan SDN 1 Komet dan kawasan Taman Kreasi Panglima Batur, dimana lapak pedagang dinilai terlalu mepet ke jalan hingga mempersempit arus lalu lintas.

Kepala Bidang Kebudayaan Disporabudpar Banjarbaru, Rahmi Fahrina menegaskan, langkah itu merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota supaya aktivitas jual beli selama Ramadan tetap berjalan aman, tertib dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

“Kami bersama Satpol PP Banjarbaru melakukan sosialisasi untuk mengajak PKL yang berjualan di Panglima Batur, tepatnya di depan SD Komet 1 Banajrbaru dan Taman Kreasi, untuk berjualan di area Pasar Wadai di Lapangan dr Murdjani,” ujarnya saat diwawancarai, Jum’at (20/2/26) sore.

Ia memastikan, Pemerintah telah menyiapkan lapak gratis di area berkeramik depan Balai Kota tanpa ada pungutan biaya apa pun, sehingga pedagang kecil tetap dapat berjualan tanpa terbebani sewa.

“Di area keramiknya itu di depan Balai Kota memang untuk digratiskan sehingga tidak ada pungutan biaya apapun, PKL maupun pedagang kecil boleh berjualan, baik penjual pentol, bakso hingga batagor boleh berjualan di sana,” jelasnya.

Meski demikian, di lapangan tidak semua pedagang PKL langsung menyambut ajakan tersebut.

Namun, sebagian lebih memilih bertahan dengan menggeser lapak ke dalam atau ke atas trotoar, sambil mempertimbangkan tawaran relokasi.

Seperti salah satu PKL, Sutomo menyampaikan, telah ditegur dan diminta pindah ke Lapangan Murdjani, tapi ia masih ragu untuk langsung memindahkan dagangannya.

“Di trotoar gak boleh. Di suruh pindah ke lapangan dr Murdjani, gratis katanya, jadi aku ke belakang gini aja. Udah rencana ke Murdjani, tapi bawa-bawanya itu bingung aku, jadi terpaksa ke belakang (mundur) aja,” ungkapnya.

Ia mengaku, khawatir akan adanya pungutan tidak resmi di lokasi yang baru, meski sudah disebutkan gratis oleh Pemerintah.

“Itu nggak mungkin kalau gratis. Masalahnya apa? Di sana itu yang dagang-dagang itu membayar semua. Kadang-kadang ada orang luar minta ini dibayar, itu dibayar, gitu nah takut jadi terpaksa aku jualan di sini,” imbuhnya.

Hal serupa disampaikan pedagang minuman jelly, Bayu yang membenarkan adanya imbauan agar tidak lagi berjualan di bahu jalan karena berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Tadi ada Satpol PP, terus ada imbauan juga dari Kepala Paguyubannya, kalau jualan jangan di bawah karena bikin macet segala macam gitu,” ujarnya.

Kendati demikian, ia bersama pedagang lain akhirnya memilih menaikkan posisi lapak ke atas trotoar demi menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Jadi dia yang jualan dibawah, disuruh pindah ke atas trotoar. Tadi awalnya kami di bawah, karena kami kan mepet ke jalan biar orang lihat gitu, ternyata ganggu bikin kemacetan, jadi ngikutin ke atas,” jelasnya.

Menurut Bayu, kawasan Panglima Batur tetap menjadi pilihan karena strategis dan ramai pengunjung, serta selama ini hanya ada iuran untuk kebersihan saja sehingga tidak terlalu terbebani.

“Di sini itu juga gratis, mungkin ada iuran kebersihan gitu aja. Tapi sekarang bukan dilarang, disuruh tertib dan menjaga kebersihan saja, dan kita sama teman-teman menyanggupi,” tuntasnya.

Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan, penataan ini bukan bentuk pelarangan berjualan, melainkan upaya menciptakan ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan bersama selama Ramadan.

Sosialisasi akan terus dilakukan agar relokasi ke kawasan Pasar Wadai dapat berjalan tertib tanpa menimbulkan polemik di kalangan pedagang.

Share26Tweet16Send

Related Posts

3 Rumah Roboh di Kertak Hanyar 1 Orang Meninggal Dunia, Ini Tanggapan Developer

3 Rumah Roboh di Kertak Hanyar 1 Orang Meninggal Dunia, Ini Tanggapan Developer

by angga sasmita
27 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – PT developer Diah Wahyu pratama menunjukkan bela sungkawa dan rasa kemanusiaan atas musibah ambruknya tiga rumah di...

Siapkan Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Desa, 346 Mahasiswa Faperta ULM Diterjunkan ke HSU

Siapkan Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Desa, 346 Mahasiswa Faperta ULM Diterjunkan ke HSU

by Ramadhani MTD.
27 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU — Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (Faperta ULM) bersiap membawa angin segar perubahan teknologi bagi masyarakat pedesaan....

Pulau Curiak Dilirik Akademisi Singapura, ULM Dorong Pengembangan Pusat Riset Ekologi Global

Pulau Curiak Dilirik Akademisi Singapura, ULM Dorong Pengembangan Pusat Riset Ekologi Global

by Ramadhani MTD.
27 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BARITO KUALA — Ekosistem lahan basah Pulau Curiak di Kabupaten Barito Kuala terus menarik perhatian dunia akademis internasional sebagai...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In