REDAKSI8.COM, BANJAR – Pemerintah Kecamatan Aluh Aluh menunjukkan komitmen kuat dalam memperjuangkan peningkatan layanan digital bagi masyarakat pedesaan dengan menghadiri kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD) yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula BPKPAD Banjar, Kamis (19/2/2026).
Forum dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKISP Kabupaten Banjar, Faisal, yang didampingi Kepala Bidang E-Government Cornelius Kristiyanto serta Kepala Bidang Statistik dan Persandian Ali Akbar. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kecamatan dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.
FPD menjadi forum strategis untuk menghimpun, mengklarifikasi, dan menyelaraskan berbagai usulan program serta kegiatan di bidang komunikasi, informatika, dan persandian yang berasal dari kecamatan maupun perangkat daerah. Hasil forum ini akan menjadi bahan penting dalam perencanaan pembangunan sektor digital agar lebih terarah dan sesuai kebutuhan lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kecamatan Aluh Aluh diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Thaufikkurrahman dan Kepala Seksi Pemerintahan Mas’ud. Kehadiran mereka mencerminkan keseriusan pemerintah kecamatan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, khususnya terkait masih terbatasnya akses jaringan telekomunikasi di wilayah pedesaan.
Thaufikkurrahman menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang dihimpun dari desa-desa di wilayah Aluh Aluh. Fokus utama diarahkan pada persoalan blank spot dan lemahnya sinyal di beberapa titik permukiman yang hingga kini belum terjangkau layanan telekomunikasi secara optimal.
“Permasalahan jaringan ini berdampak langsung terhadap pelayanan publik, kelancaran pemerintahan desa, akses pendidikan berbasis digital, hingga aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa keterbatasan jaringan menjadi tantangan serius dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa.
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala DKISP Faisal menjelaskan bahwa seluruh usulan yang masuk melalui forum akan diteruskan ke kementerian terkait. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penanganan infrastruktur telekomunikasi secara bertahap dan terintegrasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“Melalui mekanisme ini, diharapkan peluang peningkatan cakupan jaringan di wilayah yang masih terbatas dapat segera dibuka,” kata Faisal.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur digital memiliki peran vital dalam mendukung transformasi pelayanan pemerintahan desa, penguatan sistem informasi, pengembangan ekonomi digital, serta pemerataan akses informasi bagi masyarakat.
Selain membahas usulan teknis, forum ini juga menjadi wadah penting untuk memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah. Dengan sinergi yang baik, perencanaan pembangunan bidang komunikasi dan informatika di Kabupaten Banjar diharapkan dapat lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.
Kegiatan FPD berlangsung tertib dan penuh semangat kolaborasi. Para peserta aktif memberikan masukan, klarifikasi, serta penguatan terhadap berbagai usulan yang disampaikan. Melalui forum ini, diharapkan permasalahan keterbatasan jaringan di wilayah Kecamatan Aluh Aluh dapat segera ditangani secara bertahap demi mendorong kemajuan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.



