REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Standar pelayanan publik di Kota Banjarbaru kembali naik kelas.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarbaru resmi dianugerahi Predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) dalam ajang SAKIP dan ZI Award 2025.

Penghargaan tersebut menunjukan transformasi birokrasi di lingkungan Pemkot Banjarbaru tidak hanya sekadar administratif, tetapi berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel, Disdukcapil kini diproyeksikan menjadi model unit kerja yang bersih dari praktik pungutan liar dan korupsi.
Mewakili Wali Kota Banjarbaru, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sri Lailana menghadiri prosesi penghargaan tersebut secara virtual dari Ruang Tamu Utama Wali Kota pada Rabu (11/2/2026).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menegaskan, penghargaan itu bukanlah titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar bagi 312 unit kerja penerima predikat ZI di seluruh Indonesia.
“Pada kesempatan ini, saya mengucapkan selamat kepada seluruh instansi pemerintah penerima award SAKIP berpredikat B dan Zona Integritas yang hadir secara virtual. Saya berharap bapak dan ibu terus konsisten menerapkan nilai-nilai integritas di unit kerja masing-masing serta menjadi agen perubahan agar capaian ini dapat ditularkan ke unit-unit lainnya,” ujarnya.
Selain integritas layanan, penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menjadi poin krusial dalam evaluasi tahun ini.
Dengan SAKIP, Pemkot Banjarbaru dituntut untuk memastikan setiap rupiah anggaran yang digunakan memberikan hasil (outcome) yang nyata bagi masyarakat.
Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Disdukcapil Gugus Sugiarto bersama jajaran kepala instansi terkait lainnya.
Capaian ini diharapkan mampu menciptakan iklim birokrasi yang lebih adaptif dan efisien di masa depan, sejalan dengan visi Banjarbaru dalam meningkatkan kualitas hidup warganya melalui pelayanan prima.



