REDAKSI8.COM, BANJAR, Depth News – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan, salah satunya dengan memperkuat kapasitas pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Dana BOS Jenjang SD Tahun 2026 yang digelar di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan selama empat hari, yakni pada 4–5 Februari 2026 bertempat di BGTK Provinsi Kalimantan Selatan, kemudian dilanjutkan pada 11–12 Februari 2026 di BPMP Provinsi Kalimantan Selatan. Sebanyak 746 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari kepala SD negeri dan swasta se-Kabupaten Banjar serta para bendahara Dana BOS SD.
Sosialisasi secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Kabupaten Banjar, Darmina Budiyanti, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar. Dalam sambutannya, Darmina menekankan bahwa pengelolaan Dana BOS menuntut pemahaman yang menyeluruh, cermat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Dalam rangka meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan Dana BOS pada jenjang SD, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar menggelar sosialisasi ini. Dana BOS harus dikelola secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada para pengelola Dana BOS di sekolah dasar terkait kebijakan terbaru, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban penggunaan Dana BOS. Dengan demikian, seluruh proses pengelolaan dapat berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Untuk memperkaya pemahaman peserta, sosialisasi menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait, antara lain Disdik Kabupaten Banjar, Inspektorat Kabupaten Banjar, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Banjar, serta BPMP Provinsi Kalimantan Selatan. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu memberikan sudut pandang yang utuh, baik dari aspek teknis pendidikan, pengawasan, maupun pengelolaan keuangan daerah.
Adapun materi yang disampaikan meliputi kebijakan dan regulasi terbaru Dana BOS Tahun 2026, perencanaan penggunaan Dana BOS melalui penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), mekanisme penyaluran Dana BOS, tata cara pelaporan dan pertanggungjawaban, serta sistem pengawasan dan evaluasi pengelolaan Dana BOS.
Melalui kegiatan ini, Disdik Kabupaten Banjar berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan sekolah dalam menyusun RKAS secara tepat dan realistis, sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara sekolah dan Dinas Pendidikan. Dengan pengelolaan Dana BOS yang efektif, transparan, dan bertanggung jawab, diharapkan kualitas layanan pendidikan dasar di Kabupaten Banjar dapat terus meningkat.
Dinas Kesehatan Tapteng Sambut Baik Sunat Massal Gratis DMI, Wujud Kolaborasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
REDAKSI8.COM, TAPANULI TENGAH - Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah memfasilitasi pelaksanaan sunat massal gratis yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI)...



