REDAKSI8.COM, BANJAR – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan produktivitas padi sekaligus mendorong modernisasi sektor pertanian. Salah satunya melalui kegiatan tanam padi varietas unggul Inpari 32 di lahan percontohan seluas ±2.000 meter persegi, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di lahan percontohan milik Distan Banjar ini dipimpin langsung oleh Kepala Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, Jumiadi, bersama jajaran. Lahan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana demonstrasi penerapan teknologi budidaya padi modern kepada petani dan pelaku pertanian.
Varietas Inpari 32 dipilih karena memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya potensi hasil yang tinggi, adaptif terhadap berbagai kondisi lahan, serta menghasilkan gabah berkualitas yang diminati petani. Dengan keunggulan tersebut, varietas ini dinilai tepat untuk mendukung peningkatan produksi padi di Kabupaten Banjar.
Jumiadi menjelaskan, kegiatan tanam padi ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi semata, tetapi juga sebagai media pembelajaran langsung bagi petani. Melalui lahan percontohan, petani dapat melihat dan mempelajari secara nyata penerapan teknologi budidaya padi yang lebih efisien dan modern.
“Lahan percontohan ini kami siapkan sebagai sarana edukasi. Petani bisa melihat langsung mulai dari penggunaan varietas unggul, teknik tanam, hingga pemanfaatan alat dan mesin pertanian,” jelasnya.
Pada musim tanam kali ini, penanaman padi direncanakan menggunakan alat mesin pertanian rice transplanter. Penggunaan alat tersebut diharapkan mampu mempercepat proses tanam, menghemat tenaga kerja, serta menghasilkan jarak tanam yang lebih seragam. Selain itu, mekanisasi pertanian ini juga diyakini dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil panen.
Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong modernisasi pertanian serta mewujudkan produksi pangan yang berkelanjutan. Distan Banjar berharap, hasil dari lahan percontohan ini dapat menjadi contoh dan referensi bagi petani di wilayah sekitar dalam mengembangkan usaha tani padi.
Melalui penanaman padi varietas Inpari 32 ini, Dinas Pertanian optimistis produktivitas padi di Kabupaten Banjar dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Kegiatan yang dipusatkan di lahan percontohan milik Distan Banjar ini dipimpin langsung oleh Kepala Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, Jumiadi, bersama jajaran. Lahan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana demonstrasi penerapan teknologi budidaya padi modern kepada petani dan pelaku pertanian.
Varietas Inpari 32 dipilih karena memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya potensi hasil yang tinggi, adaptif terhadap berbagai kondisi lahan, serta menghasilkan gabah berkualitas yang diminati petani. Dengan keunggulan tersebut, varietas ini dinilai tepat untuk mendukung peningkatan produksi padi di Kabupaten Banjar.
Jumiadi menjelaskan, kegiatan tanam padi ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi semata, tetapi juga sebagai media pembelajaran langsung bagi petani. Melalui lahan percontohan, petani dapat melihat dan mempelajari secara nyata penerapan teknologi budidaya padi yang lebih efisien dan modern.
“Lahan percontohan ini kami siapkan sebagai sarana edukasi. Petani bisa melihat langsung mulai dari penggunaan varietas unggul, teknik tanam, hingga pemanfaatan alat dan mesin pertanian,” jelasnya.
Pada musim tanam kali ini, penanaman padi direncanakan menggunakan alat mesin pertanian rice transplanter. Penggunaan alat tersebut diharapkan mampu mempercepat proses tanam, menghemat tenaga kerja, serta menghasilkan jarak tanam yang lebih seragam. Selain itu, mekanisasi pertanian ini juga diyakini dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil panen.
Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong modernisasi pertanian serta mewujudkan produksi pangan yang berkelanjutan. Distan Banjar berharap, hasil dari lahan percontohan ini dapat menjadi contoh dan referensi bagi petani di wilayah sekitar dalam mengembangkan usaha tani padi.
Melalui penanaman padi varietas Inpari 32 ini, Dinas Pertanian optimistis produktivitas padi di Kabupaten Banjar dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.



