REDAKSIi.COM, BANJAR – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjar bekerja sama dengan Baznas Pusat menggelar kegiatan penguatan kapasitas mustahik melalui Program ZMART, Rabu (28/1/2028). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Islamic Centre KH Anang Dzajuli dan dimulai pukul 14.00 Wita hingga selesai.
Program ZMART merupakan salah satu inovasi zakat produktif Baznas yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan mustahik dalam mengelola usaha warung secara profesional. Melalui program ini, mustahik didorong agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan bersaing di tengah maraknya ritel modern, seperti minimarket dan platform e-commerce.
Selain meningkatkan keterampilan usaha, ZMART juga diarahkan untuk mengentaskan kemiskinan di wilayah urban dan perkotaan melalui pemberdayaan ekonomi produktif. Program ini diharapkan mampu mengubah mustahik dari penerima zakat menjadi pelaku usaha mandiri, bahkan berpotensi naik kelas menjadi muzakki atau pemberi zakat di masa mendatang.
Ketua Baznas Kabupaten Banjar, Ustadz Nuryadi Baseri, S.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa ZMART bukan sekadar bantuan modal usaha. Menurutnya, program ini merupakan ikhtiar besar Baznas dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat.

“Program ZMART yang kita dampingi hari ini bukan hanya tentang membuka warung kelontong atau memberikan modal. Ini adalah upaya nyata Baznas untuk membangun kemandirian ekonomi umat, khususnya saudara-saudara kita yang tergolong mustahik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui ZMART, Baznas tidak hanya menyalurkan bantuan berupa stok barang dan branding warung, tetapi juga memberikan pendampingan intensif dan pelatihan berkelanjutan. Salah satunya melalui Latihan Dasar Kewirausahaan (LDK) yang menjadi fondasi penting bagi peserta.
“LDK hari ini menjadi dasar utama, mulai dari belajar manajemen usaha sederhana, pencatatan keuangan harian, pelayanan pelanggan yang ramah, hingga pengelolaan stok barang yang baik. Harapannya, mustahik mampu mengelola warungnya secara profesional dan terus berkembang,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta terlihat aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai, menunjukkan semangat tinggi untuk meningkatkan kemampuan usaha mereka.
Baznas Kabupaten Banjar berharap, melalui Program ZMART, kemandirian ekonomi umat berbasis zakat dapat terwujud secara nyata dan berkelanjutan, sehingga zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat.



