REDAKSI8.COM, BANJAR – Memasuki hari ke-19 bencana banjir, Pemerintah Kabupaten Banjar terus menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi dan melayani masyarakat terdampak. Melalui koordinasi lintas sektor, Pemkab Banjar kembali menyalurkan bantuan logistik kepada warga di sejumlah desa di Kecamatan Martapura Timur, Sabtu (17/1/2026) pagi.
Bantuan disalurkan kepada warga terdampak di Desa Dalam Pagar Ulu, Desa Akar Baru, dan Desa Akar Begantung sebagai tindak lanjut arahan langsung Bupati Banjar H. Saidi Mansyur. Langkah ini menjadi bukti kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat yang masih berjibaku dengan dampak banjir.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh jajaran pejabat Pemkab Banjar, di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tofik Norman Hidayat, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) HM Aidil Basith, Kepala Pelaksana BPBD Banjar Wasis Nugraha, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Agus Siswanto, serta Kabag Protokol Setda Banjar Jarkawi.

Selain paket sembako, bantuan juga dilengkapi dengan obat-obatan serta perlengkapan popok bayi dan balita. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga kondisi kesehatan masyarakat selama masa pemulihan pascabanjir.
Kepala Desa Akar Baru, Jamil, mewakili warga penerima bantuan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Banjar.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu warga kami. Kami berharap kondisi segera membaik, banjir cepat surut, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.227 paket logistik disalurkan ke enam desa terdampak. Rinciannya, Desa Dalam Pagar Ulu menerima 320 paket, Desa Akar Baru 300 paket, dan Desa Akar Begantung 187 paket. Sementara itu, Desa Munggu Raya memperoleh 200 paket, Desa Tanjung Rema 150 paket, dan Desa Tungkaran 70 paket.
Pemkab Banjar memastikan penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih dari dampak bencana banjir.



