REDAKSI8.COM, BANJAR – Di tengah kondisi banjir yang belum sepenuhnya surut dan telah berlangsung lebih dari dua pekan, Pemerintah Kabupaten Banjar kembali menegaskan komitmennya untuk hadir dan mendampingi masyarakat terdampak. Atas arahan langsung Bupati Kabupaten Banjar H. Saidi Mansyur, ribuan paket bantuan logistik kembali disalurkan ke Kecamatan Cintapuri Darussalam dan Kecamatan Sungai Tabuk, Kamis (15/1/2026) siang.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, sekaligus menjaga daya tahan sosial masyarakat di tengah situasi bencana yang berkepanjangan.
Untuk memastikan distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran, Pemkab Banjar menurunkan dua tim khusus ke lapangan. Tim pertama bergerak ke Kecamatan Cintapuri Darussalam dengan membawa 1.077 paket bantuan.
Tim ini dipimpin Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar Agus Siswanto, didampingi Plt Kasat Pol PP, Plt Kepala Dinas Kesehatan Noripansyah, perwakilan RSUD Ratu Zalecha, Sekretaris DPRD Banjar Sri Rahayu, serta unsur BPBD dan Dinas Perhubungan.

Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah desa terdampak banjir, yang sebagian besar warganya masih harus bertahan dengan keterbatasan akses dan aktivitas ekonomi yang lumpuh akibat genangan air.
Mewakili Bupati Kabupaten Banjar, Agus Siswanto menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan sosial pemerintah daerah kepada warganya.
“Bantuan ini adalah wujud perhatian dan kepedulian Bupati Banjar H. Saidi Mansyur kepada warga yang terdampak banjir. Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Kita semua berharap dan berdoa agar banjir segera surut,” ujarnya.
Agus juga mengungkapkan bahwa selama kurang lebih 18 hari masa penanganan banjir, Pemerintah Kabupaten Banjar telah menyalurkan bantuan logistik secara bertahap ke hampir seluruh desa terdampak. Pola distribusi dilakukan berulang untuk menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Respons positif datang dari masyarakat. Pambakal Desa Benua Anyar, yang mewakili warga, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu warga yang selama banjir mengalami keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal senada disampaikan Sekretaris Desa Garis Hanyar. Menurutnya, bantuan logistik yang diterima diharapkan dapat mencukupi kebutuhan harian masyarakat selama banjir masih berlangsung, terutama bagi keluarga rentan.
Sementara itu, Wahyu, warga Desa Sumber Sari, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat terbantu. Semoga banjir cepat surut dan Bupati Banjar beserta seluruh jajaran selalu diberi kesehatan dalam menjalankan tugas,” ucapnya.
Pada waktu yang sama, tim kedua bergerak ke Kecamatan Sungai Tabuk dengan membawa 2.098 paket bantuan. Tim ini dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar M. Hafidzh Anshari, didampingi Kabag Umum Setdakab Banjar Khairullah Anshari dan Ketua APDESI Kabupaten Banjar. Bantuan disalurkan ke sejumlah desa dan kelurahan yang juga terdampak cukup parah.
Selain paket sembako, tim turut menyalurkan bantuan obat-obatan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan akibat banjir, seperti penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan. Kehadiran tim pemerintah disambut antusias oleh masyarakat yang sejak pagi telah menunggu di titik-titik distribusi.
Tak hanya di dua kecamatan tersebut, Pemkab Banjar juga menyalurkan tambahan 107 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Tunggul Irang Ilir. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan pada hari itu mencapai 3.582 paket.
Penyaluran bantuan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar untuk terus hadir, bekerja, dan mendampingi masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Di tengah tantangan cuaca dan kondisi lapangan, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, sembari terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah-langkah lanjutan hingga kondisi benar-benar pulih.



