REDAKSI8.COM, KOTABARU – Kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kotabaru kembali menjadi perhatian serius DPRD.
Persoalan yang sebelumnya mencuat di Komisi II kini berlanjut ke rapat komisi gabungan bersama pihak eksekutif dan seluruh pemangku kepentingan layanan kesehatan, Senin (5/1/2026).
Rapat tersebut membahas secara menyeluruh kinerja pelayanan di fasilitas kesehatan milik pemerintah, mulai dari RSUD Pangeran Jaya Sumitra, RSUD Sengayam, hingga puskesmas di tingkat kecamatan.
Wakil Ketua DPRD Kotabaru Awaludin, menyampaikan, forum tersebut menghasilkan kesepakatan bersama untuk melakukan pembenahan serius, baik dari sisi pelayanan medis, tata kelola birokrasi, maupun ketersediaan sarana dan prasarana pendukung.
Ia menegaskan, peningkatan mutu layanan kesehatan harus dimulai dari perubahan manajemen rumah sakit, diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Harapannya tahun ini menjadi momentum awal perubahan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Kotabaru,” ujarnya.
Awaludin menekankan pentingnya sikap ramah tenaga kesehatan, kesiapsiagaan dokter, serta kelengkapan alat kesehatan sebagai faktor utama dalam meningkatkan kepercayaan publik.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, mengaku prihatin terhadap kondisi pelayanan kesehatan yang masih dikeluhkan masyarakat.
Menurutnya, rapat komisi gabungan menjadi sarana evaluasi menyeluruh agar permasalahan serupa tidak terus berulang.
“Kami berharap rumah sakit dan fasilitas kesehatan benar-benar melakukan pembenahan sehingga pelayanan ke depan jauh lebih baik,” kata Abu.
Dari pihak eksekutif, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Erwin Simanjuntak, menyatakan, masukan DPRD akan dijadikan bahan evaluasi dan koreksi bagi jajarannya.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelayanan kesehatan yang harus segera dibenahi.
“Melalui rapat dengar pendapat ini, kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan agar pelayanan kesehatan di Kotabaru semakin optimal,” pungkas Erwin



